Kamis, 31 Januari 2013

Cerita Galau (lagi)


                Drrttt~ Drrttt~
                “Fa, HP-mu bergetar tuh,” suara Waris tiba-tiba mengagetkanku yang tengah asyik bercerita dengan Anisa. Aku pun tersenyum dan mengambil HPku untuk membaca pesan yang kuterima itu. Senyumku semakin mengembang begitu membaca pesan itu.
                “Ehem, SMS dari siapa sih sampai lupa melanjutkan cerita yang seru-serunya?” Anisa yang merasa aku abaikan menepuk pundakku. Rizki dan Nasha yang tengah makan pun mulai memperhatikanku.
                “Ahh, tidak kok. Ayo lanjut lagi ceritanya…” Belum sempat aku melanjutkan ceritaku, HPku mulai bergetar lagi. Kali ini Waris tidak tinggal diam, ia segera mengambil HPku dan membaca pesan itu.
                “Ntar gua jemput. Lo tunggu aja di kosan lo~ cieee, jadi sekarang sama kakak itu nih?” Waris membacakan pesan itu kuat-kuat sambil menggodaku. Aku yang kaget mendengar isi pesan itu langsung melambaikan kedua tanganku.
                “Enggak kok. Besok itu kita cuma mau ngerjain poster aja. Karena aku gatau tempatnya dimana, jadi dia yang mau jemput, daripada aku nyasar lagi,” aku berusaha membela diri. Tak aku pungkiri bahwa aku memang senang dijemputnya, namun aku tak ingin berharap yang lebih. Aku tak mau kecewa lagi.


Flashback
                “Fa, sebenernya ada yang mau aku certain ke kamu,” Kak Itin datang menghampiriku. Aku yang tengah asyik bermain dengan laptopku pun segera menghentikan aktiviitasku. Melihatku yang telah siap mendengarkan, Kak Itin segera menunjukkan laptopnya. Dengan sedikit bingung aku pun menerima laptop itu dan melihat apa yang terlihat di layar laptop itu. Ternyata itu adalah kronologi percakapan Kak Itin dan Kak Akhmad.